Rabu, 22 April 2009

Gereja GMIST Nazareth Lesa diperluas


Peletakan batu pertama pelebaran gereja GMIST Nazareth Lesa.
Sabtu, 31-03-2009 tepat jam 17.00 wita jemaat GMIST NAZARETH LESA Mengadakan ibadah syukur peletakan batu pertama pelebaran gedung ibadah lama. Hadir dan dipercayakan untuk meletakan batu dasar pembangunan dari BPH Sinode (Pdt.A.Makasar,M.Th) didampingi oleh Pnt.Dice Korneles,SE,S.Th sementara dari pemerintah Bapak Wakil Bupati Pnt.J.E. Gaghana,SE.,MM juga diberikan kepercayaan untuk meletakan batu dasar. Ibadah syukur dipimpin oleh Pdt.E.Diamanis,S.Th. Dalam khotbanya beliau menekankan pentingnya kesadaran spritual dengan menempatkan locus pelayanan pada perhatian untuk membangun Rumah Tuhan. Karena reformasi iman/spritual tanpa merenovasi Rumah Tuhan ini menjadi sebuah catatan krusial bahwa eksistensi kerohanian dan esensial tanggung jawab iman perlu dipetanyakan dalam konsep pelayanan kesaksian yang tidak hanya ekstrovert tapi harus introvert dalam hal membenahi segala hal yang penting agar segala kerinduan jemaat untuk dapat menghayati makna ibadah dalam persekutuan ibadah dapat dimaknai. prinsip tanggung jawab dan partisipatif aktif dengan menunjukkan tanggung jawab dalam konsep dipersekutukan untuk saling memberi dan melengkapi.
Wakil Bupati sebagai Ketua Pelka Pemuda Sinode GMIST hadir dengan para Muspida memberikan bantuan berupa bahan material yang akan dipakai untuk suksesnya program pembangunan Gedung Gereja Lesa.

2 komentar:

  1. setuju sekali gereja nasaret diperluas,trims buat pemerintah dan sinode ats bntuan dan dukungannya.TUHAN JESUS memberati.amin

    BalasHapus
  2. saya adalah pengikut kristus sejati,lahir di desa lesa kec Tahuna,tempat berdirinya Gereja Nasaret.LESA adalah sebuah Desa yg begitu indah,pantainya begitu indah,apalgi jalan2 kerumah yg ada di Tanjung lesa,udaranya amat sejuk,cocok banget untuk Diving dan mancing dari atas batu yg ada di Rumah Tanjung....siapapun yg daang kesana pasti betah....selamat mencoba...

    BalasHapus